TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA- Menteri Kelautan dan Perikanan, Fadel Muhammad malu saat Indonesia yang sejak dulu terkenal pengekspor garam, kini menjadi pengimpor garam. Langkah impor garam ini ironis dan memalukan bagi negara maritim seperti Indonesia.
kenapa negara ini sampai impor garam? mari kita amati apa yg sebenarnya terjadi. coba kita bayangkan dan sedikit mengkalkulasi kebutuhan garam:
pada salah satu propinsi di indonesia yg memiliki pantai.
1. berapa jiwa yg terdapat dalam 1 propinsi tersebut?
misal terdapat 4 juta jiwa.
2. ada berapa KK ?
misalkan 1 juta KK.
3. berapa kebutuhan garam dalam satu hari untuk 1 KK?
misalkan 10 Gram/hari/KK
kalkulasi= 1000000 (KK) x 10 (Gram)
=10000000Gram = 10000 kilogram = 10 ton
Jadi dalam 1 hari sebuah propinsi dengan jumlah 1juta KK membutuhkan 10 ton garam.
4. berapa produksi garam setiap harinya?
blm terjawab…
5.apakah di propinsi tersebut memiliki pengolahan garam (terdapat petani garam)?
blm terjawab…
6. apa yang dibutuhkan masyarakat untuk memenuhi garam?
teknologi destilasi memisahkan air dan garam.
kesimpulan: minimal satu propinsi dapat memenuhi kebutuhan garam nya sendiri. sehingga tidak perlu impor garam lagi.
Untuk yg mengerti teknologi destilasi mohon pencerahannya..